Thursday, May 14, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Pembina Lesbumi PCNU Cirebon Raffan S Hasyim Sebut Wayang dan Gotong Royong Sebagai Media Tangkal Radikalisme

ayub by ayub
07/08/2019
in Lembaga, Warta
0
Home Lembaga

NU Cirebon Online,

RELATED POST

Peringati Harlah Ke-76 Fatayat NU, PAC Astanajapura Kuatkan Ekonomi dan Aksi Ekologi

Jaga Militansi dan Tertib Organisasi, Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon Luncurkan “Madrasah Organisasi”

Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Cirebon, menggunakan  formula yang tidak biasa untuk mengantisipasi menyebarnya paham-paham dan gerakan-gerakan radikalisme agama. Lembaga ini menggandeng pegiat seni budaya untuk berperan dalam menangkal paham dan gerakan tersebut. Selama dua hari Lesbumi PCNU Kabupaten Cirebon menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber-narasumber ahli di bidannya di Hotel Apita, Cirebon, Senin-Selasa, 5-6 Agustus 2019.

Dr. Raffan S. Hasyim salah satu narasumber FGD menjelaskan ihwal munculnya radikalisme di Cirebon. Ia mengatakan radikalisme di Cirebon diciptakan oleh orang Belanda semenjak adanya perjanjian  Sultan-sultan Cirebon yang menjadikan Kesultanan pecah menjadi tiga yaitu Kesultnan Kanoman, Kasepuhan, dan Panembahan.

“Kebijakan Belanda yang campur tangan urusan politik dengan Kesultanan Cirebon itu menciptakan radikalisme di Cirebon,” ungkap Raffan yang pada tanggal 6 Juli 2019 lalu pernah menjadi narasumber terkait budaya dan kesenian di Israel.

Akibat terpecahnya Kesultanan tersebut, lanjut Raffan, penjajah Belanda menyebarkan isu-isu radikalisme ke Desa-Desa dan Kecamatan serta menyuruh masyarakat memberi upeti berupa pajak seperti kopi dan gula.

“Melihat masyarakat Cirebon menderita para Kiai melakukan pemberontakan terhadap Belanda. Orang Belanda menyebut tindakan pemberontakan para Kiai itu disebut radikalisme-ekstrimisme. Dari situ tuduhan ada radikalisme yang bermula dari adu domba Belanda,” jelasnya.

Isu tersebut menjadi stereotif negatif bagi perkembangan Islam dan seluruh kebudayaan yang bernuansa Islam di Cirebon. Namun, kata Raffan, hal itu bisa diminimalisir dengan pertunjukkan wayang dan gotong royong masyarakat Cirebon.

“Yang direkomedasikan untuk menangkal radikalisme adalah dengan gotong royong. Pada zaman dahulu sudah ada lembaga yang mengumpulkan produk-produk pertanian. Di pegelaran di depan makam Sunan Gunung Jati ada tempat untuk mengumpulkan hasil gotong royong seperti hasil pertanian dan kelautan yang disebut Atur Bekti. Kedua dengan pertunjukkan wayang. Sunan Kalijaga mengenalkan wayang,” tambah Raffan.

Wayang, jelas Raffan, dikenal melalui tradisi budaya pertanian yaitu sedekah bumi dengan tujuan memohon izin pada Allah agar tidak membawa efek negatif sehingga hasil bumi dilancarkan dan dimudahkan. Pementasan wayang tersebut dilakukan saat Mapag Sri dan Barikan. Hal tersebut termasuk etika sehingga masyarakat  menyumbangkan makananan dan dimakan bersama.

“Melihat sejarah Cirebon, setiap jumat kliwon Sunan Gunung Jati memberikan tausiah dan di hari lain memberikan pembinaan secara langsung melalui pendekatan ke masyarakat. Sebagai orang NU kita harus mengamalkan nilai-nilai tersebut. Itu semua adalah ilmu leluhur yang bisa menjadi penangkal radikalisme. Jadi NU dengan Lesbuminya harus bisa mengimplementasikan itu semua,” tutup Raffan.

Tags: DeradikalisasiLesbumi NUWayang
ShareTweetPin

Related Posts

Peringati Harlah Ke-76 Fatayat NU, PAC Astanajapura Kuatkan Ekonomi dan Aksi Ekologi
Banom

Peringati Harlah Ke-76 Fatayat NU, PAC Astanajapura Kuatkan Ekonomi dan Aksi Ekologi

04/05/2026
Jaga Militansi dan Tertib Organisasi, Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon Luncurkan “Madrasah Organisasi”
Daerah

Jaga Militansi dan Tertib Organisasi, Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon Luncurkan “Madrasah Organisasi”

20/04/2026
Warta

top fake watches

09/04/2026
Warta

perfect replica watches

09/04/2026
Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Warta

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

16/04/2026
Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
Warta

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

19/03/2026
Next Post
Mbah Moen Cetak Orang-orang Alim Aswaja dan Aktivis NU

Mbah Moen Cetak Orang-orang Alim Aswaja dan Aktivis NU

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Peringati Harlah Ke-76 Fatayat NU, PAC Astanajapura Kuatkan Ekonomi dan Aksi Ekologi
  • Jaga Militansi dan Tertib Organisasi, Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon Luncurkan “Madrasah Organisasi”
  • top fake watches
  • perfect replica watches

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.