Tuesday, March 31, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Gus Baha Ungkap Cara Kiai Pesantren Teladani Ulama Terdahulu di Bulan Ramadan

sofhaladnan by sofhaladnan
25/03/2024
in Nasihat Ulama, Tawsiyah, Warta
0
Home Tawsiyah Nasihat Ulama

NU Cirebon

RELATED POST

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

Ulama kharismatik, KH Baharuddin Nursalim atau Gus Baha mengungkapkan bahwa intensitas mengaji para kiai pesantren dalam mengajar kitab pada bulan Ramadan sangat meningkat.

“Para kiai pesantren itu mengajar kitab setiap hari setelah salat fardu kurang lebih sebanyak dua atau tiga kitab. Ketika Bulan Ramadan, kegiatan ngaji kitabnya biasanya full. Bahkan, kadang habis salat Isya dua kitab, nanti habis Subuh biasanya dua kitab lagi,” ujar Gus Baha dikutip dari tayangan YouTube Santri Gus Baha pada Selasa, 26 Maret 2024.

Ia mengungkapkan, apa yang dilakukan para kiai pesantren itu bertujuan agar mereka tahu cara dan niatnya orang-orang terdahulu ketika puasa.

“Atau bisa juga agar mengetahui cara pandang orang-orang terdahulu tentang puasa,” katanya.

Baca Juga: Sudah Fajar tapi Belum Mandi Junub, Sah Kah Puasanya?

Terkait hal itu, Gus Baha mengungkapkan pengalamannya yang telah diberi ijazah dari KH Maimun Zubair tentang ayat Ihdinasirathal mustaqim.

“Menurut beliau, orang tidak bisa menjadi saleh tanpa meniru orang-orang dahulu. Karena di ayat tersebut Allah Swt tidak mengatakan ‘Tunjukkan jalan yang benar, yaitu jalan-Ku, tetapi jalannya mereka yang telah Engkau diberi nikmat,” jelas dia.

“Jadi Allah Swt telah menghendaki segala sesuatu itu ada master-masternya. Misalnya, Prof. Quraish Shihab punya Master Habib Abdul Qadir Bilfagih. Saya punya master, Kiai Maemun Zubair,” imbuhnya.

Setelah membaca fadhilah bulan Ramadan versi ulama-ulama dulu, jelas Gus Baha, maka seseorang akan tahu cara pandang tentang Ramadan secara benar.

“Di antaranya adalah paling tidak kita dengan puasa merasa lapar, betapa sakitnya orang-orang miskin yang lapar dan merasa menghormati makanan karena begitu nikmatnya melihat makanan saat berbuka,” ucap Gus Baha.

Gus Baha mengatakan, semua makanan yang sepele ketika bulan puasa akan terasa begitu spesial. Bahkan air putih sekalipun.

Hal itu menunjukkan begitu hebatnya Rasulullah Saw ketika memuji bulan Ramadan dengan hal-hal yang lumrah dan yang wajar.

“Lis shaim farhatani, farhatun ‘indal ifthar wafarhatun ‘inda liqai ribbih.  Jadi, Nabi membayangkan manusia itu apapun hebatnya, ternyata kebutuhannya pokok yang makan itu,” ungkapnya.

Ia menegaskan, umat Muslim ketika berbuka puasa mereka akan merasa seneng sekali. Meskipun mereka tidak memiliki harta yang mewah, seperti mobil dan uang yang banyak.

“Sekadar ketemu makanan sangat senang sekali. Di sini ada rasa syukur yang luar biasa,” tegasnya. (Iin Sholihin)

Tags: Gus BahaKH Baharuddin NusalimRamadan
ShareTweetPin

Related Posts

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Warta

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

19/03/2026
Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
Warta

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

19/03/2026
Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga
Tokoh

Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga

19/03/2026
Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban
Banom

Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban

19/03/2026
Hadapi Era Disrupsi, Ketua Ansor Cirebon Tetapkan Empat Pilar sebagai Kompas Organisasi
Banom

Hadapi Era Disrupsi, Ketua Ansor Cirebon Tetapkan Empat Pilar sebagai Kompas Organisasi

19/03/2026
Melalu GPS, IPPNU Cirebon Edukasi Kesehatan Pelajar
Banom

Melalu GPS, IPPNU Cirebon Edukasi Kesehatan Pelajar

19/03/2026
Next Post
Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal Digelar 9 April, Kemenag: Lebaran Kemungkinan Bareng dengan Muhammadiyah

Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal Digelar 9 April, Kemenag: Lebaran Kemungkinan Bareng dengan Muhammadiyah

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
  • Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
  • Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga
  • Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.