NU Cirebon
Cirebon – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Panguragan digelar pada Rabu (21/1/2026) di Gedung MWCNU Panguragan. Forum tertinggi di tingkat kecamatan tersebut menetapkan kepemimpinan baru untuk masa khidmat 2026–2028.
Dalam sidang pleno yang berlangsung secara khidmat dan demokratis, peserta konferensi secara aklamasi memilih Wildan Herdinata sebagai Ketua IPNU Kecamatan Panguragan dan Putri Nabilah sebagai Ketua IPPNU Kecamatan Panguragan.
Konferancab ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWCNU Panguragan, pengurus PAC IPNU-IPPNU Panguragan demisioner, perwakilan Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten, serta seluru kader IPNU-IPPNU Kecamatan Panguragan. Selain menjadi forum pemilihan ketua, konferensi juga menjadi ajang evaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya serta perumusan arah gerak organisasi ke depan.
Ketua IPPNU terpilih, Putri Nabilah menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang diberikan kepadanya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk memajukan organisasi.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk membawa IPPNU menjadi organisasi yang lebih aktif, progresif, dan benar-benar bermanfaat,” ujar Putri Nabilah.
Ia juga mengajak seluruh kader IPPNU Panguragan untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam menjalankan program kerja selama dua tahun ke depan.
“Saya berharap rekanita semuanya dapat menjalankan program kerja bersama-sama,” katanya.
Lebih lanjut, Puput, panggilan akrab Putri Nabilah, menambahkan bahwa organisasi ini dapat berjalan maksimal jika komponen di dalamnya saling menguatkan, saling mengingatkan, dan saling menginspirasi.
“Mari kita bangun IPPNU yang lebih solid dan kreatif bagi lingkungan sekitar,” ajak Puput.
Terpilihnya pemimpin baru secara aklamasi mencerminkan kepercayaan penuh kader terhadap kapasitas dan rekam jejak keduanya dalam organisasi.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2026–2028, IPNU dan IPPNU Kecamatan Panguragan diharapkan semakin berperan aktif sebagai wadah kaderisasi pelajar NU yang berlandaskan nilai keislaman, keindonesiaan, dan keorganisasian, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.



