Tuesday, March 31, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Puasanya Orang di Perbatasan Wilayah, Ikut Waktu Berbuka yang Mana?

sofhaladnan by sofhaladnan
30/03/2024
in Fiqih, Warta
0
Home Keislaman Fiqih

MASYARAKAT Muslim pada umumnya mengikuti jadwal imsakiyah sesuai daerahnya masing-masing dalam menentukan buka puasa.

RELATED POST

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

Namun kondisi membingungkan akan dirasakan sebagian umat Muslim yang berada di lokasi perbatasan, misalnya di wilayah Losari, Kabupaten Cirebon yang berdekatan dengan Kabupaten Brebes.

Melalui kajian yang bertajuk Fikih Puasa, tim Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon mencoba memberikan penjelasan.

Menurutnya, penduduk desa di Kabupaten Cirebon yang kebetulan berbatasan dengan Kabupaten Brebes dan menemukan perbedaan selisih waktu buka puasa antara keduanya, maka dia boleh mengikuti waktu buka Kabupaten Brebes yang lebih awal beberapa menit.

Baca Juga: Apakah Ngupil Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasan LBM

Kesimpulan tersebut karena keduanya dinilai memiliki kesamaan mathla’. Meski demikian, hal itu boleh dilakukan dengan syarat dia yakin bahwa jadwal buka tersebut telah dibuat oleh lembaga yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Misalnya Lembaga Falakiyah atau Kementerian Agama setempat.

Namun jika dia masih ragu, maka haram hukumnya dia ikut berbuka dan harus berhati-hati dengan bersabar menunggu waktu buka di Kabupaten Cirebon agar lebih yakin.

Imam Zainuddin Almalibariy dalam Fathul Mu’in menjelaskan:

يَجُوزُ لِلصَّائِمِ الإفطَارُ بِخَبَرِ عَدْلٍ بِالغُروبِ، وَكَذا بِسماعِ أذَانِهِ. وَيَحْرُمُ لِلشّاكِّ الأكُْل آخِرَ النَّهارِ حتَّى يَجْتهِدَ وَيظُنَّ اِنْقِضَاءَهُ. وَمعَ ذلك ؛ الأحْوَطُ الصًّبْرُ لِلْيَقِينِ.

“Boleh bagi orang yang berpuasa berbuka dengan berita dari orang yang adil tentang terbenamnya matahari. Dan haram -berbuka- bagi orang yang ragu atas terbenamnya matahari sampai dia berijtihad dan menduga berakhirnya siang. Namun begitu, yang paling hati-hati adalah -agar ia- bersabar supaya yakin.”

Penjelasan Fathul Mu’in di atas senada dengan penjelasan yang disampaikan Imam Ibnu Hajar Al-Haytami dalam kitab Tuhfah: bahwasanya kesunahan mempercepat buka puasa berlaku jika sudah yakin ghurub (terbenam matahari). Jika hanya menduga-duga dengan ijtihad, maka kesunahan tersebut tidak berlaku. Dan jika dia menduga tanpa ijtihad atau bahkan ragu tentang ghurub, maka haram baginya berbuka dengan keduanya.

يُسَنُّ تَعْجِيلُ الْفِطْرِ إذَا تَيَقَّنَ الْغُرُوبَ خَرَجَ بِهِ ظَنُّهُ بِاجْتِهَادٍ فَلَا يُسَنُّ تَعْجِيلُ الْفِطْرِ بِهِ وَظَنُّهُ بِلَا اجْتِهَادٍ وَشَكُّهُ فَيَحْرُمُ بِهِماَ.

Tags: Fikih PuasaLBMRamadan
ShareTweetPin

Related Posts

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Warta

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

19/03/2026
Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
Warta

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

19/03/2026
Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga
Tokoh

Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga

19/03/2026
Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban
Banom

Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban

19/03/2026
Hadapi Era Disrupsi, Ketua Ansor Cirebon Tetapkan Empat Pilar sebagai Kompas Organisasi
Banom

Hadapi Era Disrupsi, Ketua Ansor Cirebon Tetapkan Empat Pilar sebagai Kompas Organisasi

19/03/2026
Melalu GPS, IPPNU Cirebon Edukasi Kesehatan Pelajar
Banom

Melalu GPS, IPPNU Cirebon Edukasi Kesehatan Pelajar

19/03/2026
Next Post
Tafsir QS. An-Nahl Ayat 36: Perjuangan Dakwah Para Nabi 

Tafsir QS. An-Nahl Ayat 36: Perjuangan Dakwah Para Nabi 

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
  • Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
  • Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga
  • Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.