NU Cirebon
Cirebon –
Kegiatan roadshow Gerakan Pelajar Sehat (GPS) digelar di wilayah timur Kabupaten Cirebon, tepatnya di SMA NU Ciledug, Selasa (17/3). Mengusung tema “Navigasi Pelajar: Jaga Raga, Rawat Semesta”, kegiatan ini disambut antusias para pelajar.
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dalam membekali generasi muda dengan kesadaran akan kesehatan fisik, mental, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Cirebon, Iin Kurniasih, menegaskan bahwa GPS bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurut dia, pelajar perlu memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan zaman, termasuk dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
“Pelajar harus mampu menavigasi dirinya di tengah dinamika zaman. Menjaga raga berarti menjaga kesehatan dan kehormatan, sementara merawat semesta merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan reproduksi sebagai langkah preventif terhadap berbagai persoalan sosial di kalangan pelajar.
Dukungan turut datang dari pemerintah. Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, Izzudin, mengingatkan pentingnya nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjaga pergaulan.
Sementara itu, Kepala UPTD P5A, Siti Nurjannah, menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan.
Kepala sekolah SMA NU Ciledug sekaligus tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai integrasi antara pendidikan formal, nilai keagamaan, dan edukasi kesehatan menjadi kunci pembentukan karakter pelajar yang tangguh.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi kesehatan reproduksi dan pendidikan seks yang disampaikan oleh komunitas aktivis perempuan muda. Materi ini dikemas secara edukatif dan komunikatif untuk mendorong pemahaman serta keberanian pelajar dalam menjaga diri.
Selain itu, pelajar juga dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan sampah plastik oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup. Mereka diajak memahami pentingnya pemilahan sampah sejak dari lingkungan sekolah guna menjaga keberlanjutan ekosistem.
Dalam diskusi, muncul pula aspirasi terkait penyediaan fasilitas air minum gratis di sekolah. Fasilitas ini dinilai penting untuk mendukung pola hidup sehat sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui kebiasaan membawa botol minum pribadi.
Kegiatan roadshow ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti seluruh peserta dan panitia. Suasana kebersamaan menjadi penutup rangkaian acara yang sarat edukasi tersebut.
Melalui program GPS, diharapkan pelajar di Kabupaten Cirebon tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran akan kesehatan diri, tanggung jawab sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Ikuti saluran WhatsApp NU Cirebon untuk mendapatkan update artikel menarik lainnya.




