Wednesday, November 26, 2025
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Kongres XVIII IPPNU Suarakan Pengesahan RUU- PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual)

rofahan by rofahan
23/12/2018
in Warta
0
Home Warta

NU Online Cirebon : Setelah dibuka di Istana Merdeka Jakarta oleh Presiden RI Joko Widodo Kongres XVIII Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) masih berlanjut sampai senin tanggal 23 Desember 2018. Beberapa agenda telah berlangsung, seperti dialog kebangsaan dan Malam ta’aruf yang dilaksanakan pada jumat (21/12/2018).

RELATED POST

Ketua PCNU Cirebon Tegaskan NU sebagai Jalan Kehormatan dan Berkah

Reorientasi Ansor Cirebon, Rektor UIN SSC Soroti 3 Kunci Kemandirian Ekonomi

Selanjutnya agenda Kongres menuju ke kegiatan inti, yakni Musyawaroh bersama kader Ikatan pelajar puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) se-Indonesia. Pembahasan tentang Organisas serta isu-isu yang disuarakan melalui kongres tiga tahunan organisasi Badan otonom Nahdlatul ulama (NU) putri tingkat pelajar dan remaja.

Seperti yang diungkapkan Herawati selaku Ketua Panitia Kongres XVIII Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Selama tiga tahun masa kepengurusan, IPPNU masa Khidmat 2015-2018 aktif terhadap isu-isu social kemasyarakatan. Salah satunya adalah tentang isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Beberapa program yang telah dilaksanakan untuk mengawal isu tersebut, salah satunya Program “Rumah Ramah Pelajar IPPNU”.

Program ini merupakan penyedia informasi dan konseling untuk remaja. Kepada kader IPPNU di daerah Pimpinan Pusat (PP) IPPNU mengarahkan untuk ikut mengawal isu ini.

Mewakili Panitia Kongres XVIII IPPNU juga mengatakan bahwa selama ini IPPNU ikut menyuarakan pengesahan RUU-PKS dari pusat sampai daerah.

“Salah satu dari agenda Kongres (Kongres XVIII IPPNU) adalah menyuarakan dan mendesak pengesahan RUU-PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual).”

IPPNU adalah organisasi kader Nahdlatul Ulama, maka prinsip ta’awun (saling menolong) menjadi landasan gerakan organisasi. Kader IPPNU selain menjadi kader yang peka terhadap dinamika social. Mengawal RUU ini merupakan representasi prinsip tersebut. Terlebih, perempuan dan remaja rentan menjadi korban kekerasan seksual. Pengesahan RUU ini bisa menjadi penguatan hukum dan pemenuhan hak-hak perempuan sebagai warga negara.

“Maka hal ini (Pengesahan RUU-PKS) menjadi sesuatu keharusan untuk diperjuangkan.” ucapnya
Pada kesempatan yang sama perempuan asal Banten itu menyampaikan beberapa Isu yang diusung dalam Kongres XVIII IPPNU. Yaitu menangkal Radikalisme serta Melibatkan diri dalam pembanguna nasional berkelanjutan seperti yang dimanahkan Presiden Jokowi dalam pembukaan Kongres XVIII IPPNU.

“InsyaAllah kami (IPPNU) yakin bisa mengemban amanah ini. Slogan “Belajar, Berjuang dan bertaqwa” sebagai prinsip gerak organisi untuk “Menuju Milenial Berkeadaban” senada dengan tema kegiatan ini.” ucapnya sebagai penutup. (Marleni)

Tags: IPNUIPPNUKongres IPNU IPPNU
ShareTweetPin

Related Posts

Daerah

Ketua PCNU Cirebon Tegaskan NU sebagai Jalan Kehormatan dan Berkah

23/11/2025
Banom

Reorientasi Ansor Cirebon, Rektor UIN SSC Soroti 3 Kunci Kemandirian Ekonomi

23/11/2025
Kadispora Ajak Ansor Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pemberdayaan Pemuda Cirebon
Banom

Kadispora Ajak Ansor Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pemberdayaan Pemuda Cirebon

22/11/2025
Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Cirebon Gelar Reorientasi Gerakan: Tegaskan Tiga Kebijakan Utama
Banom

Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Cirebon Gelar Reorientasi Gerakan: Tegaskan Tiga Kebijakan Utama

22/11/2025
Banom

21/11/2025
Bupati Imron: Santri dan Ulama Adalah Penopang Kemerdekaan dan Masa Depan Indonesia
Warta

Bupati Imron: Santri dan Ulama Adalah Penopang Kemerdekaan dan Masa Depan Indonesia

16/11/2025
Next Post
IPPNU Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial

IPPNU Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Ketua PCNU Cirebon Tegaskan NU sebagai Jalan Kehormatan dan Berkah
  • Reorientasi Ansor Cirebon, Rektor UIN SSC Soroti 3 Kunci Kemandirian Ekonomi
  • Kadispora Ajak Ansor Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pemberdayaan Pemuda Cirebon
  • Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Cirebon Gelar Reorientasi Gerakan: Tegaskan Tiga Kebijakan Utama

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.