NU Cirebon
Bulan Rajab termasuk salah satu bulan yang memiliki kemuliaan dalam kalender Islam. Pada tahun ini, 1 Rajab bertepatan dengan 21 Desember 2025.
Memasuki 1 Rajab 1447 Hijriah, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan berbagai amalan saleh sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan yang diagungkan oleh Allah SWT.
Lalu, amalan apa saja yang dianjurkan pada 1 Rajab? Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan.
1. Puasa Rajab
Puasa di bulan Rajab termasuk ibadah sunah yang dianjurkan. Hal ini karena Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunah.
Anjuran tersebut dijelaskan oleh Syekh Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain yang menerangkan keutamaan beramal pada bulan-bulan agung dalam Islam.
Saat melaksanakan puasa Rajab, di malam harinya kita bisa melafalkan niat puasa Rajab sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.
2. Salat Sunah Mutlak
Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam al-Ghazali menyebutkan bahwa salat sunah mutlak yang dikerjakan pada bulan Rajab hukumnya mustahabbah atau dianjurkan. Salat ini dikenal sebagai amalan yang biasa dilakukan oleh orang-orang saleh pada masanya.
Imam Ghazali juga menjelaskan bahwa seseorang yang berpuasa pada hari Kamis di bulan Rajab, lalu mengerjakan salat sunah sebanyak dua belas rakaat antara waktu Isya hingga sepertiga malam, maka doa dan permohonannya berpeluang besar untuk dikabulkan.
3. Bersholawat
Memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Ahzab yang artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
4. Bersedekah
Bersedekah di bulan Rajab memiliki keutamaan yang besar dan pahala yang berlipat ganda. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam sabda Rasulullah SAW yang artinya:
“Barang siapa bersedekah di bulan Rajab, maka Allah SWT akan menjauhkannya dari api neraka sejauh jarak tempuh burung gagak yang terbang bebas dari sarangnya hingga mati karena tua.”
5. Beristighfar
Memperbanyak istighfar juga sangat dianjurkan pada bulan Rajab karena membawa banyak manfaat bagi kehidupan di dunia dan akhirat. Bacaan istighfar yang dapat diamalkan sesuai hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari adalah:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
“Allahumma anta rabbi, laa ilaaha illaa anta, khalaqtinii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, wa a’uudzubika min syarri maa shana’tu, abu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu’u laka bi dzanbi faghfirlii innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.”
6. Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an sebaiknya menjadi amalan yang dilakukan setiap hari, karena Al-Qur’an merupakan kitab suci sekaligus pedoman hidup umat Islam. Orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an akan memperoleh keistimewaan dan kepercayaan dari Allah SWT.
Selain itu, membaca Al-Qur’an dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, terlebih jika amalan mulia ini dilakukan pada bulan Rajab yang termasuk bulan yang dimuliakan.
Kontributor: Muhamad Hijar Ardiansah






