Banyak Pekerja di Luar Negeri Sulit Pulang ke Tanah Air, Mahasiswa UNU Cirebon Gelar Penyuluhan Kepada Masyarakat

Lembaga Warta

NU Online Cirebon,

Banyaknya persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berkerja di luar negeri sangat susah untuk bisa pulang ke tanah air, bahkan mereka sampai puluhan tahun lebih dan tak ada kabar kepada keluarga, khususnya PMI yang berasal dari Cirebon. Sehingga persoalan ini menjadi kepedulian sahabat-sahabat mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon.

Bentuk kepedulian mereka terhadap persoalan itu, mereka adakan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat terkait Pegawai Migran Indonesia, kegiatan tersebut digelar di Kantor Balai Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Sabtu malam Minggu (24/8).

Selaku ketua penyelenggara penyuluhan PMI Kamaliyah Qurrotul Fuadah menyampaikan, banyaknya tenaga PMI yang berangkat secara ilegal khususnya di lingkungan perdesaan, yang menyebabkan PMI ini tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga. Ini menjadi PR bersama agar kasus ini tidak terluang kepada generasi kedepan.

“Saya lihat permasalahan yang ada di Desa khususnya di perdesaan ini lumbung dari banyaknya PMI atau tenaga migran yang berangkat secara ilegal baik tenaga laki-laki maupun perempuan. Kasusnya banyak PMI yang los kontak dengan keluarga,” katanya kepada NU Online Cirebon usai kegiatan tersebut.

Diakui Kamal Mahasiswi UNU Cirebon Jurusan Bimbingan Konseling, di adakan penyuluhan tentang PMI ini atas permintaan Kepalanya Desa Gebang Mekar sebab, di Desa tersebut banyak PMI yang ilegal dan tak bisa pulang.

“Kegiatan ini permintaan dari kepala desa, serta Ingin memberikan edukasi kepada masyarakat desa Gebang Mekar, karena desa ini tergolong penyumbang PMI terbanyak. Untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini saya jadikan sebagai tempat pembelajaran untuk mengedukasi desa Gebang Mekar agar mempermudah para pemuda dan perangkat desa yang nantinya berkerja diluar negeri ini sesuai prosedur pemerintah kabupaten,” paparnya.

Sementara itu perwakilan dari Pemerintah Desa Gebang Mekar mengatakan, berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa UNU Cirebon yang sedang melakukan KKN di kecamatan Gebang dengan mengadakan penyuluhan dan edukasi terkait PMI kepada masyarakat Gebang Mekar.

“Ya terima kasih kepada teman-teman mahasiswa UNU yang sudah dilakukan kegiatan penyuluhan ini memberikan wawasan dan edukasi kepada masyarakat,”kata Wakil Ketua BPD Desa Gebang Mekar Hadi Jaya Santoso.

Selain itu, pihaknya menginginkan Pemkab memfasilitasi setiap Pemerintah Desa untuk adakan pelatihan kewirausahaan sesuai kebutuhan masyarakat desa masing-masing.

“Kalau bisa pasca ini pemerintah Kabupaten bisa adakan pelatihan pelatihan untuk tenaga kerja khususnya yang usia produktips terutama untuk usia anak-anak muda yang baru lulusan SMA, khususnya di desa gebang mekar itu rata-rata nelayan tapi kan musiman, kalau Bisa pemerintah desa difasilitasi untuk adalah pelatihan kewirausahaan,”katanya.

Adapun harapan Hadi kepada Pemkab terkait warganya yang berkerja di luar negeri, pemerintah dari tingkat Kabupaten ataupun Kota sampai ke Pemerintah RI agar bisa menjembatani para warga atau Masyarakat yang berkerja di luar negeri merasa nyaman dan selamat.

“Harapan kita terutama pemkab bisa memfasilitasi dan menjembatani supaya tenaga kerja yang ada di luar negeri ini bisa kerja disana nyaman dan pulang juga bisa selamat sesuai dengan keinginan keluarga mereka yang ada di sini. Otomatis kita tidak menyalahkanselasa instansi yang lain kita hanya ingin kerjasama dengan beberapa gambar berapa stakeholder yang fokus ke tenaga kerjaan supaya kita bisa saling membantu,”katanya.

Pada kegiatan penyuluhan PMI ini di hadiri puluhan warga desa Gebang Mekar dari berbagai usia. Serta di isi sebagai Narasumber pada penyuluhan ini perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Cirebon Robby Binur Kepala Seksi Persyaratan Kerja, Rahenda Fungsional Pengantar Kerja.

(M Surya)