Friday, February 13, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Hadiri AICIS di UIN Surabaya, Gus Yahya Jelaskan Prinsip Fikih yang Dinamis

mahrus by mahrus
05/05/2023
in Nasional
0
Home Warta Nasional

Fikih bukanlah syariat itu sendiri, melainkan bagian dari syariat. Fikih bersifat relatif, sedangkan syariat bersifat final.

RELATED POST

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

Ketua PP IPPNU, Whasfi Velasufah Ungkap Peran Strategis IPNU dan IPPNU dalam Kaderisasi NU

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam acara Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang digelar di UIN Surabaya, Rabu (3/5/2023).

Forum yang mengangkat tema ‘Recontextualizing Fiqh for Equal Humanity and Sustainable Peace: Rethinking Fiqh for Non-Violent Religious Practices ‘, ini merupakan forum akademisi pengkajian Islam dunia.

Gus Yahya menjelaskan, fikih bukan sesuatu yang absolut dan kaku. Fikih seringkali berubah mengikuti perubahan realitas.

Prinsip fikih bagi Dia, berkembang seiring dengan perubahan realitas. Hukum fikih tidak akan berhenti dan selalu dinamis sesuai dengan konteknya. Termasuk menyangkut aturan hukum perang, hubungan antaragama dan status minoritas, sehingga pembenaran untuk kekerasan atas nama agama masih banyak ditemukan.

“Posisi fiqih dapat berubah seiring dengan perubahan realitas,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Oleh karena itu, Gus Yahya menilai perlu adanya reinterpretasi dan rekontekstualisasi agar kedudukan dan fungsi fiqih tetap relevan dengan perubahan zaman demi masa depan peradaban dunia yang lebih damai dan toleran.

“Masih banyak momentum dan di berbagai tempat di dunia di mana Islam entah bagaimana menjadi salah satu sumber atau setidaknya memiliki peran besar dalam menciptakan dinamika sosial politik,” ungkapnya.***

ShareTweetPin

Related Posts

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026
Banom

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

23/12/2025
Ketua PP IPPNU, Whasfi Velasufah Ungkap Peran Strategis IPNU dan IPPNU dalam Kaderisasi NU
Banom

Ketua PP IPPNU, Whasfi Velasufah Ungkap Peran Strategis IPNU dan IPPNU dalam Kaderisasi NU

09/08/2025
Gus Yahya Tegaskan Warga NU Harus Teguh pada Mazhab Aswaja
Nasional

Gus Yahya Tegaskan Warga NU Harus Teguh pada Mazhab Aswaja

18/05/2025
Dokumen Pengusulan Kiai Abbas Buntet Pesantren sebagai Pahlawan Nasional sudah Lengkap
Nasional

Dokumen Pengusulan Kiai Abbas Buntet Pesantren sebagai Pahlawan Nasional sudah Lengkap

17/05/2025
Kiai Abbas Buntet Pesantren Layak Bergelar Pahlawan Nasional
Nasional

Kiai Abbas Buntet Pesantren Layak Bergelar Pahlawan Nasional

17/05/2025
Kiai Musthofa Aqil: Surat Al-Ikhlas Mengajarkan Makna Keikhlasan yang Hakiki
Nasional

Kiai Musthofa Aqil: Surat Al-Ikhlas Mengajarkan Makna Keikhlasan yang Hakiki

19/04/2025
Next Post
MWC NU Arjawinangun Gelar Naharul Ijtima’ dan Halalbihalal serta Kukuhkan Pengurus Ranting NU Desa Geyongan 

MWC NU Arjawinangun Gelar Naharul Ijtima' dan Halalbihalal serta Kukuhkan Pengurus Ranting NU Desa Geyongan 

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Memasuki Abad Kedua NU, Kiai Aziz Perkuat Peran Publik dan Pemberdayaan Ekonomi
  • Konferencab IPNU-IPPNU Panguragan Tetapkan Kepemimpinan Baru Periode 2026–2028
  • Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan
  • Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.