Monday, March 30, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Apakah Menelan Dahak saat Puasa Bisa Bikin Bata? Batal Ini Penjelasannya!

sofhaladnan by sofhaladnan
21/03/2025
in Fiqih, Warta
0
Home Keislaman Fiqih

RELATED POST

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

NU Cirebon

MENELAN dahak saat berpuasa sering menjadi pertanyaan di kalangan umat Islam, terutama bagi mereka yang mengalami batuk atau memiliki dahak berlebih. Dalam fiqih Islam, hukum menelan dahak bisa membatalkan puasa atau tidak, tergantung pada posisi dahak sebelum ditelan.

Secara umum, jika dahak masih berada dalam batas tenggorokan bagian dalam, maka menelannya tidak membatalkan puasa. Namun, jika dahak sudah melewati batas tenggorokan menuju mulut, kemudian sengaja ditelan kembali, maka puasanya dianggap batal.

Batas tenggorokan

Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai batas luar tenggorokan yang menentukan batal atau tidaknya puasa jika menelan dahak.

1. Pendapat Imam Nawawi

Menurut Imam Nawawi, batas luar tenggorokan adalah makhraj huruf (ح), sedangkan bagian dalamnya masih termasuk dalam tenggorokan.

2. Pendapat Ulama Lain

Sebagian ulama berpendapat bahwa batas luar tenggorokan adalah makhraj huruf (خ). Jika dahak sudah melewati batas ini dan masuk ke mulut, lalu ditelan kembali, maka puasanya batal.

Baca: Menggunakan Pasta Gigi saat Puasa, Sah atau Tidak? Cek Penjelasannya!

Pendapat ini didasarkan pada keterangan dalam kitab Kifayatul Akhyar:

وَلَوْ نَزَلَتْ نُخَامَةٌ مِنْ رَأْسِهِ وَصَارَتْ فَوْقَ الْحُلْقُوْمِ نُظِرَ إِنْ لَمْ يَقْدِرْ عَلَى إِخْرَاجِهَا ثُمَّ نَزَلَتْ إِلَى الْجَوْفِ لَمْ يُفْطِرْ وَإِنْ قَدَرَ عَلَى إِخْرَاجِهَا وَتَرَكَهَا حَتَّى نَزَلَتْ بِنَفْسِهَا أَفْطَرَ أَيْضًا لِتَقْصِيْرِهِ

“Jika dahak turun dari kepala dan berada di atas tenggorokan, maka dilihat: jika seseorang tidak mampu mengeluarkannya lalu dahak itu turun ke dalam perut, maka puasanya tidak batal. Namun, jika ia mampu mengeluarkannya tetapi membiarkannya turun sendiri ke dalam perut, maka puasanya batal karena kelalaiannya.”

Kesimpulan

Menelan dahak yang masih berada dalam tenggorokan bagian dalam tidak membatalkan puasa.

Jika dahak sudah mencapai batas luar tenggorokan dan ditelan kembali secara sengaja, maka puasanya batal.

Disarankan untuk mengeluarkan dahak jika sudah berada di mulut, agar tidak masuk kembali ke dalam perut dan membatalkan puasa.

Tips agar puasa tidak batal karena dahak

1. Jika merasa dahak naik ke mulut, segera keluarkan dan jangan ditelan kembali.
2. Jaga kebersihan mulut dan tenggorokan, misalnya dengan berkumur saat sahur (tanpa berlebihan).
3. Jika memiliki masalah kesehatan yang menyebabkan produksi dahak berlebih, konsultasikan dengan dokter mengenai solusi terbaik selama berpuasa.[]

Wallahu A’lam…. 

*Artikel ini merupakan hasil dari program serial Fikih Puasa yang digagas LBM PCNU Kabupaten Cirebon. 

Ikuti saluran WhatsApp NU Cirebon untuk mendapatkan update artikel menarik lainnya.

Tags: Fikih PuasaLBMPuasaRamadanRamadan 2025
ShareTweetPin

Related Posts

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Warta

Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah

19/03/2026
Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
Warta

Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon

19/03/2026
Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga
Tokoh

Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga

19/03/2026
Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban
Banom

Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban

19/03/2026
Hadapi Era Disrupsi, Ketua Ansor Cirebon Tetapkan Empat Pilar sebagai Kompas Organisasi
Banom

Hadapi Era Disrupsi, Ketua Ansor Cirebon Tetapkan Empat Pilar sebagai Kompas Organisasi

19/03/2026
Melalu GPS, IPPNU Cirebon Edukasi Kesehatan Pelajar
Banom

Melalu GPS, IPPNU Cirebon Edukasi Kesehatan Pelajar

19/03/2026
Next Post
Surat Lukman ayat 17: Korelasi Tauhid dan Amal

Surat Lukman ayat 17: Korelasi Tauhid dan Amal

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Kemenag Kabupaten Cirebon Sebut Stabilitas Keagamaan Terjaga Berkat Sinergi Ulama dan Pemerintah
  • Bupati Imron Ajak Warga NU Aktif Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Cirebon
  • Kiai Wawan Ungkap 4 Golongan yang Dirindukan Surga
  • Ansor Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Wabup Cirebon: Pemuda Harus Jadi Lokomotif Peradaban

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.