Wednesday, January 21, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Gus Yahya Tegaskan Warga NU Harus Teguh pada Mazhab Aswaja

sofhaladnan by sofhaladnan
18/05/2025
in Nasional, Warta
0
Home Warta Nasional

Cirebon – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan pentingnya seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk tetap setia pada mazhab Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang telah diajarkan oleh para pendiri NU, dan tidak membuat mazhab baru.

RELATED POST

Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

Pernyataan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Upgrading Instruktur PD-PKPNU wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten yang diadakan di Pondok Pesantren Al-Itqon, Semarang, pada Ahad (18/5/2025).

Gus Yahya menekankan bahwa siapapun yang bergabung dengan NU harus mengikuti mazhab yang telah ditetapkan oleh para muassis NU dan tidak diperbolehkan menciptakan mazhab baru. Ia menjelaskan bahwa NU didirikan sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang berorientasi pada ajaran para ulama, dengan tujuan mengajak umat untuk mengikuti ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah, bukan untuk menyimpang dari prinsip-prinsip dasar tersebut.

“Para pendiri NU telah menjelaskan mazhab mereka secara rinci melalui berbagai rujukan yang masih tersedia dan bisa dipelajari hingga saat ini,” ujarnya.

Gus Yahya juga menekankan pentingnya melihat setiap masalah, baik dalam organisasi maupun masyarakat, melalui perspektif Ahlussunnah wal Jama’ah. Menurutnya, semua masalah harus diselesaikan dengan pendekatan yang selaras dengan ajaran Islam yang benar, tanpa menciptakan mazhab baru.

Selain itu, Gus Yahya mengingatkan instruktur PD-PKPNU untuk berhati-hati terhadap ideologi kontemporer yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, salah satunya feminisme. Ia menjelaskan bahwa feminisme sering kali dibangun dari perspektif konflik, bukan keseimbangan dan kesetaraan yang diajarkan dalam Islam.

Ia mengingatkan bahwa NU tetap mendukung kesetaraan akses bagi laki-laki dan perempuan dalam hal pengembangan kapasitas diri, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang mewajibkan setiap Muslim, baik pria maupun wanita, untuk mencari ilmu.

Gus Yahya menegaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam memberikan akses untuk pengembangan diri, dan setiap program atau pelatihan yang diselenggarakan oleh NU harus selalu mengedepankan keilmuan dan tetap berorientasi pada mazhab Ahlussunnah wal Jama’ah. Hal ini bertujuan agar kader NU tidak terpengaruh oleh ideologi luar yang dapat melemahkan jati diri organisasi.

“NU harus selalu mengedepankan keilmuan dan tetap berorientasi pada mazhab Ahlussunnah wal Jama’ah,”jelasnya.

Tags: aswajaGusyahyaPBNU
ShareTweetPin

Related Posts

Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan
Banom

Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan

25/12/2025
Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026
Banom

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

23/12/2025
Resmi Dilantik, PC IPNU IPPNU Kabupaten Cirebon 2025–2027 Fokus pada Ilmu Pengetahuan, Kemandirian, dan Kebudayaan
Warta

Resmi Dilantik, PC IPNU IPPNU Kabupaten Cirebon 2025–2027 Fokus pada Ilmu Pengetahuan, Kemandirian, dan Kebudayaan

17/12/2025
Cara Pemesanan eNU Mineral via Platform 1 Klik
Warta

Cara Pemesanan eNU Mineral via Platform 1 Klik

07/12/2025
Daerah

Ketua PCNU Cirebon Tegaskan NU sebagai Jalan Kehormatan dan Berkah

23/11/2025
Banom

Reorientasi Ansor Cirebon, Rektor UIN SSC Soroti 3 Kunci Kemandirian Ekonomi

23/11/2025
Next Post
Bertaraf Nasional, Ketua Yayasan Yapisa Karangmangu Ajak Orang Tua Daftarkan Anak-anak ke Madrasah

Bertaraf Nasional, Ketua Yayasan Yapisa Karangmangu Ajak Orang Tua Daftarkan Anak-anak ke Madrasah

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan
  • Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026
  • Bacaan Niat Puasa Sunnah Rajab
  • 6 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Rajab

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.