Tuesday, January 20, 2026
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Mbah Moen Wafat, Ketum PBNU: NU Kehilangan Salah Satu Pasaknya

ayub by ayub
07/08/2019
in PC NU, Warta
0
Home PC NU

RELATED POST

Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

NU Cirebon Online,
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan, wafatnya sesepuh NU KH Maimoen Zubair (Mbah Moen), merupakan kehilangan besar tak hanya bagi NU, tapi umat Islam Indonesia. Bahkan, Kiai Said menyebut kehilangan seorang wali.
“Saya atas nama seluruh warga Nahdliyin dimana pun berada, mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ya aiyyatuha nafsul mutmainnah, irji’ii ila rabbiki mardliyyatan mardiyah. Fadkhuli fi ibadi, wadkhuli jannti. Kullu nafsin dziaqatul maut, wa li kulli ummatin ajal. Dengan rasa duka yang mendalam, dengan rasa sedih yang mendalam, kami seluruh warga Nahdliyin merasa kehilangan atas wafatnya beliau salah satu ulama yang ‘allamah, ilmunya sangat banyak, mempunya kearifan, bijaksana, sikapnya menjadi tauladan, tutur katanya bijak, diamnya berwibawa, nasihatnya bermanfaat, pitutur-pituturnya memberikan cahaya bagi kita semua, merupakan salah satu ulama yang cukup besar andilnya dalam memperjuangkan Nahdlatul Ulama dan Ahlussunah wal Jamaah dan bangsa Indonesia, yaitu almarhum alamghfurlah KH Maimoen Zubair, rahimahullah wadkhuli fi janatih. Beliau adalah seorang ulama yang bukan hanya ulama, tetapi ulama pejuang, aktivis, pesantren Sarang yang sudah banyak alumninya jadi kader-kader NU, jadi kader-kader Ahlussunah wal Jamaah di seluruh Indonesia.,” ungkap Kiai Said di ruangannya di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (6/8).
Menurut Kiai Said, Mbah Moen merupakan salah seorang ulama minal autad, pasak, waliyullah yang menjadi pasak di bumi Nusantara ini.
“Maka dengan kepergian beliau kita betul-betul merasa goncang, merasa kehilangan keseimbangan, kehilangan pasak, patok, yang memperkuat ukhuwah persatuan kita semua,” ungkapnya.
Namun demikian, lanjutnya, dengan kehilangan Mbah Moen, ia berharap NU dan umat Islam Indonesia pada umumnya, tetap diberikan kekuatan lahir dan batin untuk melanjutkan amanah wejangannya.
“Kita sebagai anak muridnya harus siap melanjutkan perjuangan beliau,” tegasnya, ”sekali lagi kita yang ditinggal ini diberi kekuatan mendpatkan berkah dan maunah, limpahan dari hikmah-hikmah yang ada pada beliau,” harapnya.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah ini, Allah mencabut ilmu atau agama ini bukan mencabutnya secara langsung, tapi mencabutnya dengan meninggalnya para ulama. Salah satunya adalah Mbah Moen.
Sebab, lanjut Kiai Said, ketika seorang ulama meninggal, bisa dipastikan hanya sebagian saja ilmu dan sikap yang bisa diambil dan ditiru para santri atau pelanjutnya. (Abdullah Alawi)
Sumber: www.nu.or.id
Tags: KH Maimun ZubairMbah MoenNU Cirebon
ShareTweetPin

Related Posts

Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan
Banom

Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan

25/12/2025
Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026
Banom

Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026

23/12/2025
Resmi Dilantik, PC IPNU IPPNU Kabupaten Cirebon 2025–2027 Fokus pada Ilmu Pengetahuan, Kemandirian, dan Kebudayaan
Warta

Resmi Dilantik, PC IPNU IPPNU Kabupaten Cirebon 2025–2027 Fokus pada Ilmu Pengetahuan, Kemandirian, dan Kebudayaan

17/12/2025
Cara Pemesanan eNU Mineral via Platform 1 Klik
Warta

Cara Pemesanan eNU Mineral via Platform 1 Klik

07/12/2025
Daerah

Ketua PCNU Cirebon Tegaskan NU sebagai Jalan Kehormatan dan Berkah

23/11/2025
Banom

Reorientasi Ansor Cirebon, Rektor UIN SSC Soroti 3 Kunci Kemandirian Ekonomi

23/11/2025
Next Post
Pembina Lesbumi PCNU Cirebon Raffan S Hasyim Sebut Wayang dan Gotong Royong Sebagai Media Tangkal Radikalisme

Pembina Lesbumi PCNU Cirebon Raffan S Hasyim Sebut Wayang dan Gotong Royong Sebagai Media Tangkal Radikalisme

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Konfercab Fatayat NU Kabupaten Cirebon Tetapkan Ketua Baru, Dorong Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan
  • Ansor-Banser Gelar Apel Kebangsaan, 10 Ribu Banser Siaga Pengamanan Nataru 2026
  • Bacaan Niat Puasa Sunnah Rajab
  • 6 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Rajab

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.