Saturday, November 29, 2025
NU Kabupaten Cirebon
NEWSLETTER
No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
NU Kabupaten Cirebon
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
NU Kabupaten Cirebon
No Result
View All Result

Ta’lim Muta’allim dan Sila Kedua, Komposisi Jitu untuk Cetak Pelajar yang Beradab

sofhaladnan by sofhaladnan
11/04/2023
in Opini
0
Home Opini

Oleh: Rukyat (Mahasiswa PJJ PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon)

RELATED POST

Masihkah Berharap Sekolah Gratis?

Kenali Dirimu Sebelum Mengenal Orang Lain

PERKEMBANGAN ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern ini secara tidak langsung membawa perubahan di dunia pendidikan. Nahasnya, perubahan tersebut tak melulu positif, kadang juga menjerumus ke arah negatif.

Kondisi perubahan tersebut juga berdampak pada peserta didik. Salah satu dampak positifnya yakni memudahkan bagi para pelajar dalam mencari sumber referensi di jagat internet. Sedangkan dampak negatifnya yaitu mereka bisa saja terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak akhlak atau moralnya.

Selain itu, dampak negatif lainnya bisa saja pelajar kehilangan empati terhadap sesama, atau bahkan terobsesi menjadi individu yang hedon.

Peran penting kitab Ta’lim Muta’allim

Saat ini, sering tersaji fenomena pelajar yang perbuatannya melenceng dari norma agama. Di benaknya, hanyalah bagaimana meraih kesenangan dan kenikmatan semata. Mereka nyaris sama sekali tidak memikirkan yang akan terjadi setelahnya.

Ironisnya, fenomena tersebut diiringi dengan perasaan bangga. Padahal, secara tidak langsung mereka sudah menggadaikan akhlaknya. Misalnya, dengan membangkang kepada orang tua.

Terkait sikap membangkang kepada orang tua, kitab Ta’lim Muta’allim menyinggung dan juga menjelaskan tentang bagaimana cara beretika kepada orang tua, keluarga, teman, dan guru.

Karena itulah, dalam upaya mencetak kader anak bangsa yang memiliki attitude atau adab yang baik, sesuai dengan sila yang kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, MTs Nurul Huda Pangenan di bawah naungan Yayasan Nurul Huda Japura Lor mengadakan pengajian kitab Ta’lim Muta’allim. Pengajian tersebut dilaksanakan setelah asar yang bertempat di aula Nurul Huda.

Menurut kepala sekolah MTs Nurul Huda Pangenan, H Ahmad Hasain Zaeni, S.Ag, para siswa dan siswi harus di bekali ilmu agama. Tujuannya, supaya suatu saat nanti mereka bisa dan siap terjun di masyarakat.

Ia mengaku, salah satu program prioritasnya adalah mengadakan pembiasaan setiap pagi sebelum belajar, sistem yang ia terapkan adalah metode menghafal, baik hafalan juz 30, hafalan nahwu, hafalan kosa kata Bahasa Inggris, bahkan ada juga yang masih belajar iqra.

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian kepala sekolah terhadap siswa dan siswi MTs Nurul Huda Pangenan,” katanya saat dikonfirmasi pada Rabu, 22 Maret 2023.

Untuk itu, langkah yang dilakukan MTs Nurul Huda ini merupakan langkah awal sebagai usaha dari tenaga pendidik untuk mengarahkan siswa dan siswi beretika yang baik, melihat banyaknya kasus-kasus kenakalan yang terjadi dikalangan remaja belakangan ini.

Dengan demikian, diharapkan siswa siswi MTs Nurul Huda Pangenan bisa meningkatkan kualitas attitude untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat dan negara.

Sebagai gambaran, pengajian tersebut diikuti oleh kelas 9, kelas 8 dan juga peserta dari luar yang ingin mengikuti pengajian Ta’lim Muta’allim.

Antusias mereka untuk memahami dan mengetahui tentang akhlak luar biasa. Itu merupakan bukti bahwa remaja sekarang bukan berarti kurang baik dalam beretika, namun terkadang kurang didikan dari orang lain.

Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengajian yang digelar MTs Nurul Huda sangat cocok untuk disampaikan kepada peserta didik. Materi lainnya yakni pembahasan terkait anjuran untuk berbuat kebaikan kepada orang lain sekalipun ia berbuat buruk kepadanya.

Harapannya, ketika seorang anak kecil telah diajarkan kepribadian yang baik, maka kepribadian itu akan tertanam dalam dirinya sampai ia dewasa. Ia akan memiliki akhlak yang mulia sama seperti apa yang diajarkan oleh orang tua dan gurunya.

Jika sedari kecil anak diajarkan untuk terbiasa hidup sopan santun, jujur, berbakti kepada orang tua, maka sifat-sifat itulah yang akan dilakukan dalam kehidupannya. Ibaratkan menanam pohon, jika dari kecil pohon itu kita rawat dengan baik, maka ia akan tumbuh menjadi pohon yang indah. Namun sebaliknya, jika kita tak pernah merawat serta memperhatikannya, maka pohon itu tak akan tumbuh dengan baik dan tak enak dipandang mata.

Implementasi sila kedua

Jika mengutip berdasarkan sila kedua, setiap warga negara memiliki hak untuk memiliki rasa hormat terhadap orang lain. Salah satu kewajibannya adalah menjunjung tinggi martabat manusia.

Nilai yang terkandung dalam Sila Kedua Pancasila ialah nilai kemanusiaan. Setiap manusia harus menjunjung tinggi harkat martabat manusia sebagai makhluk yang beradab. Hal ini seperti yang dikutip dari Suplemen Buku Ajar Pendidikan Pancasila oleh Yulia Djahir. Ia mencontohkan, penerapan Sila Kedua dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

1. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban antara sesama manusia.
2. Saling mencintai sesama manusia
3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
8. Mengembangkan sikap hormat dan menghormati.
9. Kerjasama dengan orang lain, sebagai wujud bangsa Indonesia menjadi bagian seluruh umat manusia.
10. Tidak membeda-bedakan yang mampu dan kurang mampu.
11. Memberi kebebasan dalam memilih Pendidikan.
12. Tidak berbuat seenaknya pada teman sekolah atau kuliah.
13. Melaksanakan kewajiban untuk bersekolah atau berkuliah dan mengumpulkan tugas yang diberikan
14. Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.
15. Memberi keputusan yang adil dalam keputusan tentang urusan bersama.
16. Tidak pilih kasih dalam bergaul.

Dengan demikian, pengajian yang dilaksanakan oleh MTs Nurul Huda tersebut memiliki kaitan yang sangat erat dengan pendidikan akhlak. Sebab, tidak akan bermakna seorang manusia apabila tidak memiliki akhlak.

Oleh karena itu, begitu penting untuk mengajarkan kepada anak tentang pendidikan akhlak sejak masih kecil agar ketika sudah besar kelak, tidak dengan mudah mengikuti perkembangan zaman yang akan berdampak negatif dalam dirinya.

Tags: opinipelajarTa'lim Muta'allim
ShareTweetPin

Related Posts

Masihkah Berharap Sekolah Gratis?
Opini

Masihkah Berharap Sekolah Gratis?

05/10/2023
Kenali Dirimu Sebelum Mengenal Orang Lain
Opini

Kenali Dirimu Sebelum Mengenal Orang Lain

11/04/2023
Refleksi Satu Abad NU Berdasarkan Interpretasi Surat At-Taubah Ayat 122
Opini

Refleksi Satu Abad NU Berdasarkan Interpretasi Surat At-Taubah Ayat 122

11/02/2023
Islam Kaffah: Islam Penuh Rahmah
Opini

Islam Kaffah: Islam Penuh Rahmah

11/12/2022
Manajemen Hidup Umur 40 Tahun
Opini

Manajemen Hidup Umur 40 Tahun

14/04/2023
Pemilihan OSIS di SMP KHAS Kempek Berbasis Komputer
Opini

Pemilihan OSIS di SMP KHAS Kempek Berbasis Komputer

15/09/2022
Next Post
Warga Nahdliyin Ikuti Sosialisasi QRIS BI Cirebon

Warga Nahdliyin Ikuti Sosialisasi QRIS BI Cirebon

Jln. Dewi Sartika No. 9, Sumber

Follow us

RECENT NEWS

  • Ketua PCNU Cirebon Tegaskan NU sebagai Jalan Kehormatan dan Berkah
  • Reorientasi Ansor Cirebon, Rektor UIN SSC Soroti 3 Kunci Kemandirian Ekonomi
  • Kadispora Ajak Ansor Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pemberdayaan Pemuda Cirebon
  • Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Cirebon Gelar Reorientasi Gerakan: Tegaskan Tiga Kebijakan Utama

CATEGORIES

  • Agenda
  • Banom
  • Daerah
  • Doa dan Dzikir
  • Fiqih
  • Hukum
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Khutbah Jumat
  • Lembaga
  • MWC
  • Nasihat Ulama
  • Nasional
  • Opini
  • PC NU
  • Pengumuman
  • Pesantren
  • Ragam
  • Sirah
  • Tafsir
  • Tanya-Jawab
  • Tasawuf
  • Tawsiyah
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Warta
  • Agenda
  • Amaliya-NU
  • BANOM NU Kabupaten Cirebon
  • Home
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Khutbah Jum’at
  • Kirim Tulisan
  • Lembaga NU Kabupaten Cirebon
  • Login
  • MWC NU Kabupaten Cirebon
  • NU TV Cirebon
  • PC NU Kabupaten Cirebon
  • Pesantren
  • Registrasi Garuda Cyber NU
  • Submissions
  • SUSUNAN REDAKSI

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.

No Result
View All Result
  • Warta
    • Nasional
    • Daerah
  • Ragam
  • Opini
  • Keislaman
    • Doa dan Dzikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Tasawuf
    • Tafsir
  • Pesantren
  • Tokoh
  • Kisah
  • NU Peduli
  • Kirim Tulisan

© 2023 PC NU Kabupaten Cirebon - Dikelolah Oleh LTN NU Kabupaten Cirebon.